Wednesday, December 21, 2011

Perlu jadi baik untuk jumpa orang baik

Semalam teringat pesanan suami semasa awal perkenalan dulu, masa tu, cinta belum berputik, hehe.... Katanya, kalau nak jumpa orang baik, kita kena jadi baik dulu. Macam senang bunyi dia kan. Tak mudah, kerana semuanya bermula dari hati.

Bila kita nekad mahu berbuat baik, adakalanya kita tergugat dengan ujian di sepanjang perjalanan. Merubah diri dari yang dulu, kepada yang baru, untuk menjadi yang lebih baik, bukan hanya yang terlihat, tetapi lebih kepada yang tidak terlihat.

Saya letakkan diri saya sebagai contoh. Dari dulu saya memang seorang yang baik. Ye, baik. Tak mencuri, tak clubbing, tak minum arak, tak suka bergaduh, tak suka cari musuh, tak suka lepak-lepak tepi shopping kompleks.

Namun, selain baik dari segi luaran, hati saya belum cukup baik. Saya sangat mudah dalam segala hal, terutama yang berbentuk hiburan. Hati saya suka mencari hiburan. Hiburan dunia. Maklumlah, jiwa remaja. Jelas mudah segalanya bagi saya. Mudah mendapat kawan yang sehati dengan saya. Mudah mendapat jalan yang menghibur jiwa saya. Namun jiwa yang kosong semakin jelas dengungnya bila dijerit di dalam kotak jiwa itu.

Bila saya pulang ke pangkuan keluarga, saya jauh dari kehidupan yang penuh hiburan dunia itu. Tapi cuma sebentar, bila sudah mula dapat pekerjaan, saya masih ditemukan dengan orang yang tahap "gila-gila" nya itu sama dengan saya. Saya berhibur bukanlah sampai masuk kelab dan sebagainya... Cuma saya kurang memperhatikan amalan saya. Hanya semak jadual waktu untuk yang 5 waktu sahaja. Bahgian lain, entah di mana. Sehinggalah satu masa.....

Entah dari mana datangnya, yang pasti Allah yang telah memberi petunjuk. Saya rasa letih, penat dan lemas hidup begitu. Ketawa, tapi bila susana sunyi, jiwa tak keruan, hati tak tenang. Di mana sebenarnya saya di dunia ini ? Ke mana tujuan saya sebenarnya ? Hanya bila saya tersedar, saya mampu menjauhi semua itu. Saya mahu mengubah hati, lalu saya berusaha mengubah cara berfikir.

Saya kuatkan hati untuk menjauhi suasana yang bising dan lagha. Saya kuatkan hati untuk menghindar dari bergaul dengan mereka yang membawa saya ke dunia lagha. Tidak lah saya memutuskan silaturrahim, cuma saya tidak lagi mengikut aktivit di luar selain urusan kerja. Selain itu, saya diam di rumah.

Dipendekkan cerita, selepas menjaga hati, menjaga pemikiran, saya sering ditemukan dengan orang yang banyak membimbing saya dalam hal-hal menjaga hati dan agama. Saat itu jugalah saya ditemukan dengan suami saya sekarang.

Dan sehingga ke saat ini, saya rasa, orang yang berada di lingkungan harian saya hanyalah orang-orang yang membawa saya ke arah yang lebih baik...InsyaAllah.....

6 jiwa yang tenang:

  1. semoga saya juga mendapat petunjuk dari Allah :)

    ReplyDelete
  2. singgah sini untuk follow.

    visit speechless009.blogspot.com kalau sudi

    ReplyDelete
  3. inspiring....
    terkesima iols membacanya!

    ReplyDelete
  4. meLLY! : insyaAllah, Allah tak lupa kepada hambaNYA....

    Mishter Izwän : TQ YE... I FOLLOW U...

    MILOAIS : huhhu.... catatan pengalaman jer nih....

    ReplyDelete
  5. utk mendahulukan Allah dlm segala hal hati perlu kuat...malah sgt kuat...

    ReplyDelete

Apa kata anda....